Langsung ke konten utama

Bumi Palestin

Oleh: Dandelion

Dentuman seakan menjadi irama
Membuat leburan kehancuran belaka
Rintik suar adalah hujan yang berderai
Tak terdapat insan-insan yang dibelai

Sudah tak logis
Raga-raga kecil menangis
Mereka di suguhkan permainan tragis
Memang sadis

Hey kau para zionis!
Mewah kalian dengan serdadu
Sedang disini indah kerikil kami dengan bersihnya kalbu

Kaki langit
Saksi bisu yang terlampau sangat
Pada setiap sujud yang dilangitkan syuhada
Meski kilatan mematikan
Doa kan selalu dilangitkan

Pada tanah gaza
Cakrawala yang berlumur doa
Membuka netra surga
Tanah para syuhada

Atau mungkin
Surga adalah
Negeri merdeka untuk mereka



Bandung,11 Oktober 2019.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Astu

Astu tertuju padaMu Yang memberi haba pada aksara Melukis padika-padika buana Hingga dewana datang dalam sukma Meski raga terbawa andam karam Namun padika tetap dalam baka Meski netra bertemankan shyam Namun mampu memberi dama Dandelion,06 Oktober 2019.